Konten Kekerasan dan Sadis

Detail kebijakan

CATATAN PERUBAHAN
Dasar Kebijakan
Kami memahami bahwa setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap konten sadis dan kekerasan. Untuk melindungi pengguna dari konten semacam itu, kami menghapus sebagian besar konten sadis dan menambahkan label peringatan pada jenis konten lainnya agar orang mengetahui bahwa konten tersebut mungkin sensitif sebelum mereka mengkliknya. Kami membatasi kemampuan pengguna berusia muda untuk melihat konten yang mungkin tidak sesuai atau tidak layak untuk usia mereka. Dengan melakukan ini, kami ingin memberikan pengalaman yang tepat kepada pengguna, seraya terus memberikan ruang bagi pengguna kami untuk mengekspresikan diri.
Kami menyadari bahwa pengguna dapat membagikan konten untuk menjelaskan atau mengecam berbagai tindakan, seperti pelanggaran hak asasi manusia atau konflik bersenjata. Kebijakan kami mempertimbangkan ketika konten dibagikan dalam konteks ini dan memberikan ruang untuk diskusi serta peningkatan kesadaran.
Untuk iklan berbayar, kami menyediakan perlindungan tambahan. Misalnya, konten yang dianggap sensitif tidak memenuhi syarat untuk ditayangkan dalam iklan. Kami juga melarang iklan untuk menyertakan gambar dan video yang mengejutkan, mengerikan, atau sensasional. Untuk mengetahui informasi selengkapnya, harap baca Standar Periklanan kami.
Jangan memposting:
Konten visual orang
Video orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dalam konteks non-medis yang menggambarkan:
  • Bagian tubuh yang terpotong.
  • Bagian dalam tubuh yang terlihat, seperti organ, tulang, atau jaringan otot yang terlihat dengan jelas pada orang yang masih hidup atau yang sudah meninggal;
  • Orang yang terbakar atau hangus; atau
  • Penggorokan leher.
Siaran langsung hukuman mati.
Kata-kata Sadis
Kata-kata sadis adalah komentar, misalnya keterangan atau ucapan, yang mengekspresikan kegembiraan atau kebahagiaan atas penderitaan atau penghinaan orang lain atau hewan.
Kami menghapus
  • Kata-kata sadis yang ditujukan pada konten visual (baik video maupun gambar diam) yang mendapatkan layar peringatan berdasarkan kebijakan ini yang akan memberi tahu orang-orang bahwa konten tersebut mungkin bersifat sensitif; kecuali jika konten visual tersebut menggambarkan tindakan pembelaan diri (misalnya video seseorang yang sedang membela diri dari perampokan bersenjata) atau dalam konteks medis (misalnya gambar tenaga kesehatan yang sedang melakukan pembedahan).
  • Kata-kata sadis yang secara terang-terangan ditujukan untuk penyiksaan hewan yang digambarkan dalam konten visual, dan konten visual yang menggambarkan hewan yang sekarat, lalu mati.
  • Menawarkan atau meminta gambar yang dihapus atau menerima layar peringatan menurut kebijakan ini, apabila disertai dengan komentar sadis.
Untuk konten berikut ini, kami menyertakan layar peringatan agar orang-orang mengetahui bahwa konten tersebut mungkin bersifat sensitif. Kami juga membatasi akses melihat konten hanya untuk orang dewasa berusia 18 tahun ke atas:
Konten visual orang
Video orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dalam konteks medis yang menggambarkan:
  • Bagian tubuh yang terpotong.
  • Bagian dalam tubuh yang terlihat, seperti organ, tulang, atau jaringan otot yang terlihat dengan jelas pada orang yang masih hidup atau yang sudah meninggal;
  • Orang yang terbakar atau hangus, termasuk dalam konteks kremasi; atau
  • Penggorokan leher.
Gambar diam orang, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, yang menggambarkan:
  • Bagian tubuh yang terpotong.
  • Bagian dalam tubuh yang terlihat, seperti organ, tulang, atau jaringan otot yang terlihat dengan jelas pada orang yang masih hidup atau yang sudah meninggal;
  • Orang yang terbakar atau hangus; atau
  • Penggorokan leher.
Konten visual (baik video maupun gambar diam) yang menggambarkan kematian sadis seseorang (termasuk momen saat atau setelah kematiannya) atau seseorang yang mengalami peristiwa yang mengancam nyawa (seperti tertabrak mobil, jatuh dari ketinggian, atau mengalami cedera fisik lainnya yang mungkin mematikan).
Konten visual yang menggambarkan hukuman mati seseorang (kecuali siaran langsung).
Konten visual yang menggambarkan tindakan brutal (misalnya tindakan kekerasan atau ancaman yang mematikan terhadap orang yang ditahan secara paksa) yang dilakukan terhadap seseorang atau sekelompok orang.
Gambar yang menampilkan benda asing non-medis (misalnya, pisau, paku, atau benda logam lainnya) yang menusuk kulit seseorang.
Konten visual yang menggambarkan gigi seseorang yang patah dan berdarah, gigi yang terlepas dan mengeluarkan darah, atau pemasangan benda asing ke dalam gigi atau gusi.
Konten visual yang menggambarkan janin dan bayi yang sudah meninggal di luar kandungan, kecuali jika ada orang lain dalam gambar tersebut.
Konten visual hewan
Setiap konten visual hewan, baik hidup maupun mati, yang menggambarkan bagian tubuh yang terpotong, bagian dalam tubuh yang terlihat, tubuh yang terbakar atau hangus, atau direbus hidup-hidup.
Konten visual hewan yang sekarat, lalu mati.
Konten visual manusia yang melakukan tindakan sadis terhadap hewan yang masih hidup (misalnya menendang, menenggelamkan, atau mencabuti bulu).
Untuk konten berikut ini, kami membatasi kemampuan untuk melihat konten tersebut hanya untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas:
Konten visual orang
Konten visual yang memperlihatkan jasad orang yang sudah meninggal, baik sebagian maupun seluruhnya, meski tidak terlihat adanya tanda-tanda kematian yang sadis.
Konten visual yang menggambarkan janin dan bayi yang sudah meninggal di luar kandungan ketika ada orang lain dalam gambar tersebut.
Konten visual yang menampilkan jarum yang menusuk kulit seseorang di luar konteks vaksinasi, akupunktur atau dry needling, tato, atau tindik.
Konten visual yang menggambarkan orang yang terluka dalam konteks medis ketika mereka tampak kesakitan atau tertekan, memiliki memar, atau dipasangi selang medis di wajah dan/atau tangan mereka.
Konten visual yang menggambarkan kotoran manusia dan cairan tubuh (misalnya tinja, air seni, muntahan, kotoran telinga, lendir, hasil sampingan ekstraksi kulit, atau darah).
Gambar yang menampilkan kendaraan yang terbakar atau meledak, atau menampilkan momen atau akibat dari dampak kendaraan yang melaju kencang dengan objek lain di mana kendaraan terpental dari jalurnya dan/atau ruang pengemudi atau penumpang kendaraan rusak parah.
Gambar perkelahian fisik antara dua orang atau lebih, kecuali dalam konteks olahraga.
Konten visual hewan
Konten visual yang menggambarkan hewan, baik hidup maupun mati, yang memperlihatkan adanya darah.
Konten visual yang menggambarkan hewan dalam konteks melahirkan (misalnya ada darah atau bagian dalam tubuh yang terlihat).
Konten visual yang menggambarkan hewan, baik hidup maupun mati, dengan serangga yang keluar dari dalam tubuh hewan tersebut (misalnya belatung atau cacing).
Konten visual yang menggambarkan hewan yang terluka dan menderita.
Konten Visual Fiktif
Konten visual yang menggambarkan orang fiktif dalam konteks berikut:
  • Bagian tubuh yang terpotong;
  • Organ dalam yang terlihat jelas, seperti organ tubuh, tulang, atau jaringan otot yang terekspos;
  • Orang yang terbakar atau hangus;
  • Penggorokan leher; atau
  • Kematian sadis atau peristiwa yang mengancam nyawa.
Konten visual yang menggambarkan orang fiktif yang bersifat fotorealistik (konten visual tersebut terlihat seperti atau sangat mirip dengan foto atau video orang sungguhan) dalam konteks berikut:
  • Benda asing non-medis (misalnya pisau, paku, atau benda logam lainnya) yang menusuk kulit;
  • Kotoran atau cairan tubuh manusia (misalnya, tinja, urine, muntah, kotoran telinga, lendir, atau produk sampingan dari ekstraksi kulit), tidak termasuk darah;
  • Bayi atau janin yang meninggal di luar kandungan;
Gambar yang menggambarkan hewan fiktif, tetapi fotorealistik, dalam konteks berikut:
  • Bagian tubuh yang terpotong;
  • Organ dalam yang terlihat jelas, seperti organ, tulang, atau jaringan otot yang terekspos;
  • Hewan yang terbakar atau hangus;
  • Hewan yang direbus hidup-hidup;
  • Adanya darah;
  • Hewan yang sekarat, lalu mati;
  • Orang yang melakukan tindakan sadis (misalnya menendang, menenggelamkan, atau mencabuti bulu) pada hewan yang masih hidup;
  • Hewan yang terluka dan menderita
  • Hewan dengan serangga yang keluar dari dalam tubuhnya (misalnya belatung atau cacing).
Untuk Standar Komunitas berikut, kami membutuhkan informasi dan/atau konteks tambahan untuk menindaklanjuti:
Kami tidak mengizinkan:
Konten visual atau audio tentang kematian sadis seseorang ketika kematian orang tersebut dikonfirmasi oleh catatan penegak hukum, akta kematian, laporan Mitra Tepercaya, atau laporan media, dan ketika anggota keluarga mendiang meminta penghapusan konten tersebut.
Video manusia yang hangus atau terbakar dalam konteks bakar diri sebagai suatu tindakan protes.
Kami mungkin mengizinkan:
Konten visual kematian sadis seseorang atau peristiwa yang mengancam jiwa ketika penggambarannya bersifat tidak disengaja
Pengalaman pengguna
Lihat beberapa contoh seperti apa penegakan hukum bagi pengguna Facebook, seperti: melaporkan sesuatu yang menurut Anda tidak seharusnya ada di Facebook, memberi tahu bahwa Anda telah melanggar Standar Komunitas kami, dan melihat adanya layar peringatan di konten tertentu.
Catatan: Kami selalu berupaya melakukan penyempurnaan, jadi hal yang Anda lihat di sini mungkin sedikit usang dibandingkan dengan yang kami gunakan saat ini.
PENGALAMAN PENGGUNA
Pelaporan
PENGALAMAN PENGGUNA
Komunikasi pascalaporan
PENGALAMAN PENGGUNA
Pengalaman penghapusan
PENGALAMAN PENGGUNA
Layar peringatan
Data
Lihat Laporan Penegakan Standar Komunitas terbaru
Penegakan
Kami memiliki kebijakan yang sama di seluruh dunia, untuk semua orang di Facebook.
Tim peninjauan
Tim global kami berjumlah lebih dari 15.000 peninjau yang bekerja setiap hari untuk menjaga orang-orang di Facebook tetap aman.
Keterlibatan pemangku kepentingan
Pakar dari luar, akademisi, LSM, dan pembuat kebijakan membantu menginformasikan Standar Komunitas Facebook.
Dapatkan bantuan terkait konten kekerasan dan sadis
Pelajari apa yang bisa Anda lakukan jika melihat sesuatu di Facebook yang melanggar Standar Komunitas kami.
Buka Pusat Bantuan kami